Berita Pendidikan Islam

Direktur GTK Madrasah: Konten Pembelajaran Harus Berisi Nilai Moderasi Beragama


Foto

Yogyakarta (Pendis) --- Guru harus memasukkan nilai-nilai moderasi beragama dalam menyusun konten pembelajaran. 

Hal demikian dikatakan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Muhammad Zain saat memberikan arahan pada agenda Peningkatan Kompetensi Guru dan Kepala Madrasah MI dan MTs di Yogyakarta, Senin (22/2) 

"Karena sikap moderasi dalam beragama sangat penting, dan harus didukung dengan penguasaan literasi agama yang baik", lanjutnya. 

Zain menambahkan, melalui peningkatan kompetensi guru dan kepala madrasah, guru dapat menguasai program Task Force Literasi Agama. 

"Program peningkatannya disebut terdiri dari 3 tahap. Tahap yang pertama adalah personal competency yakni penguatan dan pemahaman keagamaan. Bahwa seseorang harus memahami dan memperkuat agamanya dengan baik,” jelas Zain. 

Kedua, lanjut Zain, adalah comparative competency, yakni seseorang yang beragama hendaknya mengerti agamanya sendiri dan memahami agama yang berbeda sehingga mampu memahami perbedaannya tanpa menyeret ke arah pertentangan, rivalitas dan permusuhan. 

Zain melanjutkan, adapun tahapan yang terakhir adalah collaborative competency. Seseorang mampu bekerjasama dengan siapapun tanpa melihat perbedaan agamanya. 

"Kemampuan seseorang untuk mencari titik temu dengan agama-agama yang ada tanpa melihat perbedaan,” pungkas Zain. (WE/Yuyun)

Diupload oleh : MAR (-) | Kategori: Kegiatan GTK Madrasah | Tanggal: 23-02-2021 13:06