Minggu, 2 Oktober 2016






Metode Pengajaran ‘PAIKEM’

SIAPA yang tak kenal master of presentation sekaligus pendiri dan tokoh kunci suksesnya produk iPad dari Apple, Steve Jobs. Ia seorang Chief Executive Officer (CEO) yang menjadi inspirasi masyarakat penggila teknologi informasi. Kata-kata yang selalu diucapkan, “Kesederhanaan adalah kecanggihan yang menakjubkan.” Hal ini juga ia implementasikan saat presentasi di manapun. Materi yang disampaikan selalu menarik dan yang paling utama, selalu diingat dan membekas.
Jika kita analogkan dalam kehidupan seorang pengajar, tentu menjadi sangat menarik. Mengingat ada korelasi positif antara dunia pengajaran dengan CEO. Bila kita mencoba mengadopsi gaya Steve Jobs dalam presentasinya yang luar biasa ke dalam kegiatan belajar mengajar, maka bakal menjadi suatu revolusi metode pengajaran Aktif Inovatif Kreatif dan Menyenangkan (PAIKEM).
Rahasia sukses Steve Jobs bisa diadopsi menjadi metode pengajaran guru di sekolah. Pertama, menggunakan analog dengan menggunakan storyboard untuk menentukan plot presentasi. Semua itu, untuk mengantarkan cerita produk yang runtut dan teratur. Begitu pula, guru dituntut mengantarkan ide pokok dari setiap kompetensi dasar dalam mata pelajaran, sehingga tidak melompat-lompat.
Kedua, fokus pada kebutuhan dan manfaat konsumen. Dalam hal ini, guru harus mampu meyakinkan siswa tentang betapa penting dan berharganya mata pelajaran yang kita ajarkan. Ketiga, utamakan menjual mimpi dan janji yang tepat agar siswa termotivasi untuk mendapatkan tujuan yang lebih besar dalam hidup mereka. Keempat, Steve Jobs selalu menganalogkan musuh. Di dunia pendidikan musuh yang harus ditaklukkan adalah kebodohan, kemalasan, kemiskinan dan pikiran yang masih konvensional maupun radikal. Dengan demikian, guru harus mampu mentriger siswa agar menjadi superhero mengalahkan musuh pendidikan dengan baik.
Kelima, menggunakan alur cerita, sehingga pelajaran yang disampaikan sesuai RPP. Keenam, superioritas visualisasi minimalis, yakni penggunaan visualisasi gambar atau teks yang dipresentasikan lewat power point, sehingga mendukung materi pelajaran. Ketujuh, penggunaan kata-kata sederhana akan memudahkan siswa memahami presentasi pelajaran yang disampaikan guru. q - g
*) Cahyaningsih SP, Guru SMKN 3 Wonosari Gunungkidul.

Diupload oleh : hans (-) | Kategori: Berita Koran Pendidikan | Tanggal: 01-12-2011 08:34



Baca juga dalam Kategori yang Sama:






©2008 - 2015 Direktorat Jenderal Pendidikan Islam - Kementerian Agama Republik Indonesia
Halaman ini diproses dalam waktu 0.002454 detik