Jalan Lapangan Banteng Barat Nomor 3-4 Jakarta

Visi dan Misi

Visi Pendidikan Islam

Visi pembangunan nasional tahun 2015-2019 dirumuskan sebagai berikut:

“Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong ”.

Dalam Rencana Strategis Kementerian Agama tahun 2015-2019 dirumuskan visi Kementerian Agama Tahun 2015-2019 sebagai berikut:

“Terwujudnya masyarakat Indonesia yang taat beragama, rukun, cerdas, dan sejahtera lahir batin dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong."

Untuk mendukung visi pembangunan nasional dan sejalan dengan Renstra Kementerian Agama, maka visi Pendidikan Islam tahun 2015-2019 adalah:

Terwujudnya Pendidikan Islam yang unggul, moderat, dan menjadi rujukan dunia dalam integrasi ilmu agama, pengetahuan dan teknologi”

 

Misi Pendidikan Islam

Misi Pendidikan Islamtahun 2015-2019 adalah:

a.Meningkatkan akses Pendidikan Islam yang merata;

b.Meningkatkan mutu Pendidikan Islam;

c.Meningkatkan relevansi dan daya saing Pendidikan Islam;

d.Meningkatkan tata kelola Pendidikan Islam yang baik.

Misi Pendidikan Islam di atas memiliki makna sebagai berikut:

Peningkatan dan pemerataan akses Pendidikan Islam diarahkan pada upaya memperluas daya tampung satuan pendidikan serta memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta didik dari berbagai golongan masyarakat yang berbeda baik secara sosial, ekonomi, gender, lokasi tempat tinggal dan tingkat kemampuan intelektual serta kondisi fisik.

Peningkatan mutu Pendidikan Islam ditandai dengan terpenuhinya standar nasional pendidikan sehingga menghasilkan peserta didik yang unggul ditingkat nasional dan internasional dengan tetap menghargai tradisi, kearifan lokal, etos kemandirian, wawasan kebangsaan, dan nilai kemoderenan.

Peningkatan relevansi  dan daya saing Pendidikan Islam diarahkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan tuntutan kehidupan masyarakat dan mampu berkompetisi baik ditingkat nasional dan  internasional.

Peningkatan tata kelola Pendidikan Islam yang baik diarahkan pada pengelolaan Pendidikan Islam yang transparan dan akuntabel dengan

Kontribusi yang proporsional dari pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak lainnya.

Tata kelola tersebut harus didukung dengan analisis kebijakan peraturan perundangan ditingkat pusat dan daerah, sistem perencanaan dan pengangggaran, dan sistem monitoring dan evaluasi.