Direktorat Pendidikan Agama Islam

Branding Guru PAI di Era Informasi

Surabaya (Dit PAI) Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) mampu berada di garis terdepan dalam adaptasi terhadap berbagai perkembangan. Dalam kiprah dan peran tersebut, GPAI dan pemangku kepentingan PAI telah menunjukkan daya kreativitas yang membanggakan.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa dalam acara Peningkatan Kompetensi ICT Guru PAI SMP di Surabaya pada tanggal 2 s/d 4 November 2021.

Dalam kondisi pandemik, GPAI tetap menunjukkan daya juang dalam pengembangan PAI. Jawa Timur secara konsisten mengembangkan PAI, di antaranya melalui penyelenggaraan kegiatan lomba untuk setiap jenjang pendidikan, dari tingkat SD sampai dengan SMA/SMK.

Lomba inovasi media pembelajaran bagi Guru PAI SMP pada tahun 2021 ini merupakan pengembangan lomba yang sejenis pada jenjang SD sejak tahun 2001, ungkap Santoso yang telah menjabat Kepala Bidang PAI kurang lebih 1,5 tahun.

Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur tetap menyelenggarakan berbagai lomba Pentas PAI dengan metode daring dan luring, tentu dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, papar Santoso.

Lomba-lomba Pentas PAI tersebut di antaranya adalah penulisan Cerita Remaja Islam (Ceris) dan lain-lain. Nilai plusnya, khusus lomba Ceris dilanjutkan dengan beragam pembinaan yang akan diarahkan untuk melahirkan buku cerita remaja yang berkualitas dan ber-ISBN, terangnya.

Kegiatan ini dihadiri 47 orang peserta, 15 orang di antaranya merupakan nominator Lomba Inovasi Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang diselenggarakan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Para peserta lainnya merupakan perwakilan dari provinsi Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Bali.

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat PAI pada SMP/SMPLB Agus Sholeh menyampaikan bahwa peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik muslim Indonesia. Pada saat yang bersamaan, kompetensi teknologi informasi menjadi bagian yang harus dimiliki oleh guru PAI. Hal ini selaras dengan perkembangan sosial, budaya, teknologi pembelajaran, dan arah kebijakan pendidikan itu sendiri.

Kebijakan penyederhanaan kurikulum menjadi kesempatan bagi Guru PAI untuk berkreasi, terutama dalam pemanfaatan gawai, aplikasi digital, dan pendekatan berbasis ICT (Information and Communication Technology) lainnya, terang Agus.

Selain itu, ia meyakini, inovasi dan kreativitas dalam memanfaatkan ICT menjadi kunci keberhasilan guru PAI menjadi penggerak dan faktor pendorong tercapainya tujuan pendidikan di era digital saat ini. Kretivitas ini mampu menumbuhkan kebanggaan bersama, meningkatkan reputasi sekolah, dan secara umum memberikan dampak positif bagi sekolah, imbuhnya.

Agus Sholeh mengharapkan agar setiap nominator Lomba Inovasi Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi embrio pusat pengembangan inovasi PAI di setiap wilayah. Pada saat yang sama, program penerbitan jurnal MGMP PAI SMP di 20 provinsi yang dikembangkan oleh Direktorat PAI saat ini, diharapkan mampu menjadi media berbagi praktik-praktik PAI terbaik yang dikembangkan di sekolah, terutama dari pusat pengembangan inovasi PAI tersebut.

Beragam inovasi dan kreativitas GPAI serta kalangan PAI tersebut menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi. Lebih jauh, semangat kepeloporan dan berbagai aktivitas positif dalam beragam program dan kebijakan yang mengikuti perkembangan dan tuntutan terkini diperlukan untuk membangun branding Guru PAI yang moderen, kreatif, dan inovatif. 

Upaya membangun branding tersebut menjadi salah satu target kegiatan ini, sebagaimana laporan Kepala Seksi Pembinaan Keagamaan Siswa SMP Herry Zakaria Anshary.

Guru PAI diharapkan menjadi aktor utama perubahan melalui pemberian motivasi penguasaan pemanfaatan teknologi informasi. Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras yang dilakukan oleh Jawa Timur dan provinsi lain dalam membentuk kepribadian keagamaan yang kuat pada peserta didik, pungkas Herry. (HZA/TimMediaPAI)

Pewarta foto: Sulaiman Darussalam

(Tim Media PAI/SM)