Direktorat Pendidikan Agama Islam

Direktur PAI Dukung Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama-Bela Negara pada Perguruan Tinggi Umum


Depok (Dit. PAI) -- Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN) pada Perguruan Tinggi Umum menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional I PMMBN Tahun 2022. Dengan tema “PMMBN untuk Harmoni Kebhinekaan dan Merawat Peradaban", Rakernas ini diselenggarakan di Auditorium Wisma Makara Universitas Indonesia Depok, 28-29 November 2022.

Hadir dalam Rakernas ini para pimpinan Pusat PMMBN, 7 pimpinan Pengurus Wilayah PMMBN, dan 75 Pengurus Komisariat PMMBN pada Kampus PTU. Embrio Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN) pada Perguruan Tinggi Umum ini bermula dari Workshop Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Islam Rahmatan lil Aalamin di Surabaya pada tanggal 8 Oktober 2021 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Agama Islam.

Dalam sambutannya pada Rakernas ini, Direktur Pendidikan Agama Islam Amrullah menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas penyelenggaraan kegiatan ini. "Saya ucapkan terima kasih atas partisipasi para mahasiswa dalam menghadiri Rakernas ini. Rakernas ini memiliki peran dan kontribusi penting dalam upaya membentuk sikap moderat dan bela negara pada perguruan tinggi umum," terangnya (29/11).

Lebih jauh, Amrullah menjelaskan peran Direktorat Pendidikan Agama Islam dalam memfasilitasi dan mendampingi berdirinya PMMBN. "Direktorat Pendidikan Agama Islam turut memfasilitasi dan mendukung inisiatif Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN) pada Perguruan Tinggi Umum. Ini langkah konstruktif untuk menjaga dan memperkuat moderasi beragama dan bela negara pada Perguruan Tinggi Umum," tambahnya.

Kasubdit Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum, Munir, menambahkan latar belakang Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN).

"Berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan berbagai lembaga kajian, gerakan intoleransi, radikalisme, dan terorisme masih terus berjalan. Harus disadari, Perguruan Tinggi Umum menjadi salah satu simpul dan target yang dibidik para pihak yang menginginkan hancurnya NKRI," katanya.

"Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN) hadir sebagai jawaban generasi muda sebagai pemegang estafet kepemimpinan bangsa, atas tantangan tersebut dengan menyemai nilai moderasi beragama dan bela negara yang dirintis para pendiri bangsa," pungkasnya.

Munir mengingatkan, dalam konteks pengembangan Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN), para mahasiswa Perguruan Tinggi Umum harus meneladani nilai kejuangan dan makna dasar Resolusi Jihad yang digaungkan Hadratusy Syaikh Hasyim Asy'ari.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PMMBN Derida Achmad Bilhaq menuturkan tujuan dan target pembentukan Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN) pada Perguruan Tinggi Umum.

"PMMBN ini memiliki tujuan yang sangat strategis, yakni terwujudnya mahasiswa Islam Indonesia yang bertakwa kepada Allah SWT, berpedoman Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta bertanggung jawab dan menjujung tinggi nilai-nilai Islam Rahmatan Lil ’alamin yang berasaskan nilai-nilai Pancasila," paparnya.

"Dimulai dari Workshop Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Islam Rahmatan lil Aalamin Surabaya, upaya ini bergerak dan berkembang, dengan melibatkan berbagai pihak, hingga penyusunan alat kelengkapan organisasi Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN)" ungkapnya.

Rapat Kerja Nasional I PMMBN Tahun 2022 Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN) diisi dengan berbagai materi terkait moderasi beragama dan bela negara, dilanjutkan dengan peluncuran Griya Moderasi Beragama dan Bela Negara pada Perguruan Tinggi Umum. (TimMediaPAI)

(01/SM)