Kanwil Kemenag Kaltara Gelar Refreshment Pelatih Daerah Tahap 2

Illustrasi Foto (Direktorat PAI Kemenag)

Tanjung Selor (Dit. PAI) -- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara melalui Bidang Pendidikan Islam menyelenggarakan Refreshment Pelatih Daerah (PD) Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Pendidikan Agama Islam (PPKB GPAI) Tahap ke-2 secara daring.

Kegiatan ini dhadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Kaltara yang dwakili oleh Kepala Kemenag Kota Tarakan, Iramsyah Noor, Ketua Tim Seksi PAI dan Sistem Informasi Pendis Sitti Raoda, dan Kepala Seksi Pendis/PAI Kab Kota se-Kaltara.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dari tgl 7 – 9 Agustus 2023 secara daring dengan metode Sinkronus & Asinkronus. Fasilitator kegiatan ini berasal dari 13 Guru Pelatih Provinsi dan 53 Guru Pelatih Daerah.

Kakanwil Kemenag Kaltara, dalam hal ini diwakili Kakankemenag Kota Tarakan, Iramsyah Noor, membuka kegiatan sekaligus menyampaikan materi.

"Refresment atau penyegaran," jelas Iramsyah, "merupakan upaya untuk penguatan kembali kompetensi yang dimiliki para pelatih saat mengikuti pelatihan sebelumnya. Diharapkan kepada seluruh pelatih untuk terus berkolaborasi dalam peningkatan kompetensi dan mengikuti tren perkembangan ilmu pengetahuan sehingga memberikan dampak positif kepada siswa."

Pelatih, lanjut Kakankemenag Tarakan, bertugas untuk mengawal, membimbing, dan mengarahkan kompetensi guru yang berkelanjutan dan megikuti tren perkembangan zaman. Dengan kondisi ideal seperti itu, kolaborasi antara pelatih dan guru dapat berdampak kepada siswa.

Lebih lanjut, Sitti Raoda, selaku pelaksana kegiatan Refreshment PD PPKB GPAI ini menyetakan pandangannya. "Kegiatan ini dlakukan karena ada 3 (tiga) hal yang harus diketahui para pelatih daerah, yakni Pembelajaran Moderasi Beragama, Implementasi Kurikulum Merdeka, dan Kontrak Belajar melalui LMS. Ketiganya dilaksanakan lewat daring dengan pola sinkronus dan asinkronus," jelasnya.

Raoda menambahkan, Refresment PD PPKB GPAI diharapkan memberikan penguatan kembali kepada para Pelatih Daerah terkait penguasaan substansi PPKB GPAI, teknis pembelajaran yang efektif, interaktif, dan komunikatif serta hal-hal baru terkait kurikulum. PD merupakan ujung tombak pelaksanaan PPKB GPAI yang akan melatih guru sasaran kurang lebih 644 Guru PAI di Kab Kota yang ada di Kalimantan Utara.

Semangat untuk terus belajar menjadi fondasi kuat untuk membangun cara bepikir dan bertindak yang mengedepankan capaian inovatif.

"Dalam upaya bangkit dan antisipasi atas berbagai kelemahan kondisi akibat pandemi covid-19 dan krisis global, para pelatih PPKB PAI perlu bersama menumbuhkan mindset bertumbuh (growth mindset) yang di antaranya mendorong nalar inovatif, kreatif, serta agilitas (kelincahan dalam bertindak) yang tepat," tutup Raodah. (Ferly)

Kontributor: Sitti Raodah



Terkait