Perkenalkan Moderasi Beragama Kepada Siswa, Kemenag Sumsel Gelar Talkshow Bendera

Perkenalkan Moderasi Kepada Siswa, Kemenag Sumsel Gelar Talkshow Bendera

Palembang (PAI) --- Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmen untuk terus menyuarakan pentingnya memahami moderasi beragama sejak usia dini. Salah satunya melalui Talkshow Bendera atau Bincang-Bincang Moderasi Beragama. 

Kakanwil Kemenag Sumsel diwakili Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam H. Muhammad Badrut Tamam menjelaskan, Talkshow Bendera dilaksanakan selama Bulan Ramadan 1445 H dengan menyasar siswa SMP dan SMA. Ada empat lokasi pelaksanaan, yaitu SMPN 10 Palembang, SMAN 6 Palembang, SMK Nurul Ilmi Banyuasin, dan SMKN Sumatera Selatan. 

“Alhamdulillah hari ini kita telah menggelar Talskhow Bendera edisi pertama di SMPN 10 Palembang. Kami sangat senang melihat antusiasme para siswa mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita dapat mengenalkan secara lebih dini dan memberikan pemahaman yang benar tentang moderasi beragama kepada siswa,” ujar Badrut Tamam, Jumat (15/03/2024). 

Menurutnya, dalam menyukseskan kegiatan ini, Kanwil Kemenag Sumsel menggandeng Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAII) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Agenda Talkshow Bendera berikutnya adalah di SMAN 6 Palembang pada 19 Maret, SMK Nurul Ilmi Banyuasin pada 21 Maret, dan SMKN Sumatera Selatan pada 27 Maret.

“Dalam talkshow hari ini, kami melihat respon luar biasa dari para siswa. Pemahaman mereka tentang moderasi beragama juga cukup baik. Ini tentu yang harus kita pertahankan dan tingkatkan lagi,” tegas Badrut Tamam. 

Ketua DPD AGPAII Kota Palembang Kemas A Ibrahim mengucapkan terima kasih kepada Kanwil Kemenag Sumsel yang telah menggagas kegiatan ini. Terlebih dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya. 

“Terima kasih karena kami ikut dilibatkan dalam roadshow ini. Kami yakin kegiatan ini dapat memberikan banyak manfaat, terutama dalam mensosialisasikan pemahaman yang benar tentang moderasi beragama,” tutur Ibrahim. (idrus/humas kanwil sumsel)



Terkait