Simulasi Ujian Akhir PDF Berstandar Nasional atau Imtihan Wathoni jenjang Wustha di Ponpes Nurul Yaqin Ambung Kapur.
Jakarta (Pendis) - Jumlah peserta Ujian Akhir Pendidikan Diniyah Formal Bersestandar Nasional (UAPDFBN) terus mengalami pengingkatan dari tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan Direktur Pesantren Basnang Said, Jumat (24/1/2025).
Ia memaparkan, pertama kali Imtihan Wathani diselenggarakan pada tahun 2018 yang saat itu hanya diikuti oleh 827 santri tingkat Ulya dengan dari 14 lembaga satuan PDF tingkat Ulya. Pada tahun ini, Imtihan Wathani akan diikuti sebanyak 11.077 santri terdiri dari 6.639 santri PDF Wustha dan 4.438 santri PDF Ulya, yang akan dilaksanakan pada tanggal 28–30 Januari 2025 untuk jenjang Ulya, sedangkan untuk jenjang wustha pada tanggal 31 Januari–2 Februari 2025.
"Jika dibandingkan dengan pelaksanaan IW tahun 2024, terdapat kenaikan jumlah peserta sebanyak 2.819 santri," terangnya.
Ujian akhir berstandar nasional ini berbasis Computer Based Test (CBT) yang menjadi bagian digitalisasi pesantren. Menurutnya, digitalisasi sangat penting sebagai bentuk adaptasi pesantren terhadap perkembangan zaman.
"Kita tetap mempertahankan identitas Indonesia dengan pakai sarung atau peci tetapi cara pandang tentang teknologi harus lebih maju itu terbuktikan," ujarnya
Basnang optimis mayoritas pesantren mampu beradaptasi dengan zaman. Sebab, pesantren adalah lembaga pendidikan yang mempunyai kultur adaptif.
Pesantren diharapkan membuat dan mengaktifkan kanal-kanal media guna menyebarluaskan informasi yang penting kepada masyarakat. Sebab, kata dia, hari ini kekuatan pesantren ada pada publikasi. Pesantren yang gencar melakukan publikasi akan semakin dikenal oleh masyarakat.
Sementara itu, Kasubdit Pendidikan Mu'adalah dan Pendidikan Diniyah Formal (PM-PDF) Endi Suhendi mengatakan, bahwa ada 11.077 santri akan mengikuti Imtihan Wathani tahun ini yang terdiri atas 4.438 santri PDF tingkat ulya dan 6.639 santri tingkat wustha.
"Imtihan Wathani ini diikuti oleh 138 PDF seluruh Indonesia dari 16 Provinsi yang terdiri dari 77 satuan pendidikan PDF ulya dan 61 satuan pendidikan PDF wustha. Harapan kita kedepan nilai UAPDFB/Imtihan Wathani 2025 melebihi standar minimum dan lebih baik dari tahun 2024."
Bagikan: