" />

Direktorat PAI Gelar Koordinasi Program PAI TK

Plt. Direktur Pendidikan Agama Islam, Rohmat Mulyana Sapdi.

Lebak (PA) --- Implementasi program Direktorat PAI terkait PAI pada PAUD/TK perlu dikoordinasikan dengan berbagai pemangku kepentingan. Terutama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). “Hal ini kita rasakan penting, mengingat dalam konteks kebijakan pendidikan, Kemendikbudristek memiliki peran dalam menciptakan kriteria umum. Sementara, standar agama menjadi fokus Kementerian Agama.” Demikian disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam sekaligus yang menjabat sebagai Plt. Direktur Pendidikan Agama Islam, Bapak Rohmat Mulyana Sapdi, pada sesi pengarahan kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Implementasi PAI TK pada Rabu (31/01) di Kabupaten Lebak, Banten.

Lebih lanjut, Rohmat menjelaskan, TK sebagai satuan binaan Kemendikbudristek memiliki kekhasan pembelajaran dan penguatan agama Islam yang tidak boleh terabaikan. Oleh karena itu, implementasi program dibutuhkan sebagai upaya untuk memastikan bahwa nilai-nilai tersebut tersebut tetap terjaga. “Taman Kanak-kanak ini memang binaan Kemendikbudristek, tapi kami tidak ingin kekhasan dan penguatan agama Islam hilang. Oleh karena itu, kita harus men-create sesuatu,”.

Direktorat PAI pun terus berupaya untuk mengembangkan program-program yang bertujuan memperkuat PAI pada PAUD/TK sesuai dengan arah kebijakan yang ditetapkan oleh Kemendikbudristek.  “Kami terus berupaya untuk mengembangkan kriteria-kriteria yang dapat membantu dan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi GPAI TK. Meskipun, terdapat perbedaan perspektif, PAI pada TK tetap menjadi fokus Kementerian Agama. Kami yakin, dengan koordinasi yang baik akan dapat membangun pemahaman bersama antar kementerian,” ungkap Bapak Rohmat.

Dirinya juga menggaris bawahi pentingnya percepatan distribusi program bantuan pemberdayaan organisasi profesi yang dapat mendukung peningkatan kompetensi GPAI TK. Dengan target serapan anggaran mencapai 80% pada bulan Juli. Dirinya optimis, baik Forum Komunikasi Guru PAI TK (FKGPAI TK) serta Kelompok Kerja Pengawas PAI (Pokjawasnas).​​​​​​ dapat memanfaatkan bantuan pemberdayaan organisasi demi peningkatan kapasitas anggotanya.

Kepala Subdit PAI pada PAUD dan TK, Lelis Tsuroya Herniatin, menyebutkan beberapa agenda yang akan dibahas dalam Kegiatan: Pertama, percepatan distribusi bantuan. Kedua, program Rekognisi Pembelanjaran Lampau (RPL), dan Ketiga, Penyusunan Buku Pendampingan Transisi PAUD-SD untuk GPAI TK. Hadir juga selaku perwakilan yakni Kabid PAKIS Kanwil, Ues Al Qarni, dan Kepala Kankemenag Kab. Lebak, Badrus Salam. Pembahasan materi melibatkan praktisi dan akademisi dari pengurus Asosiasi PIAUD, FKGPAI TK, dan Pokjawasnas. Acara akan berakhir pada Jumat (02/02).

 
 
 


Terkait