Diskusi Pengembangan Kompetensi, Guru dan Pengawas PAI Lampung Kunjungi Kemenag

Diskusi Pengembangan Kompetensi, Guru dan Pengawas PAI Lampung Kunjungi Kemenag

Jakarta (PAI) --- Sejumlah organisasi profesi Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Islam Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung mengunjungi Kementerian Agama. Organisasi yang hadir antara lain Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam, Pokjawas PAI, Musyawarah Guru Mata Pelajaran PAI dari tingkat SD,SMP, SMA dan SMK. Ikut mendampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Maryan Hasan, PTP Kanwil Kemenag Lampung, Masrur Hamid dan sejumlah pejabat Kemenag Way Kanan.

Hadir menerima, Kasubdit PAI pada PAUD/TK, Lelis Tsuroya Herniatin, Kasubdit PAI pada SD/SDLB, Nanik Puji Hastuti, Kasubdit PAI pada SMP/SPLB, Yanto, PTP PAI Subdit PTU, Adimin Diens dan R Dadan Herdadi.   

Kepala Kemenag Kabupaten Way Kanan, Maryan Hasan menjelaskan maksud kunjungan guru dan pengawas PAI dari Way Kanan adalah untuk mendapatkan pengarahan terkait kompetensi guru dan pengawas PAI.  “Kunjungan ini dalam rangka rangkaian pengembangan kompetensi guru dan pengawas PAI, selain studi banding ke sekolah kita juga ke Kementerian agama unuk mengupdate informasi khususnya terkait pengembangan guru,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, guru dan pengawas PAI menanyakan problema guru PAI. Kasi PAPKI Kemenag Way Kanan Ismail Fahmi menyampaikan saat ini guru PAI berharap percepatan pelaksanaan PPG guru. “Saat ini masih banyak guru yang sudah lulus pre test PPG tetapi belum dapat kuota PPG. Kami harapkan ada percepatan dan prioritas,” ungkapnya.

 Sementara itu Ketua MGMP PAI SMA, Yahri mengatakan kita harapkan ada bantuan untuk pengembangan organisasi profesi guru PAI,” ungkap Yahri. “Program PAI yang dulu ada seperti Pentas PAI mudah-mudahan dapat diadakan lagi karena itu biasanya direspon baik oleh guru dan siwa,” tambahnya. 

Merespon beberapa isu tersebut, Kasubdit PAI pada PAUD/TK Lelis Tsuroya Herniatin menyampaikan  bahwa Direktorat PAI memiliki tugas dan fungsi untuk peningkatan guru dan pengawas PAI dari jenjang TK hingga perguruan Tinggi.  “DI Tingkat TK, saat ini ada 9000an guru yang sudah terdaftar, sebagian sudah tersertifikasi”, jelasnya. “Tentu kita berupaya guru PAI jenjang TK juga dapat mendapatkan akses dan layanan yang sesuai,” ungkapnya.

Terkait dengan peningkatan kompetensi, Lelis menyampaikan selain PPKB GPAI ada juga program peningkatan kompetensi digital bekerja sama dengan LPDP. “Untuk even nasional, kita ada Kemah Rohis Nasional dan Pentas PAI yang berjalan 2 tahun sekali, sementara untuk Gebyar PAI TK dilaksanakan setahun sekali,” jelasnya. Lelis berharap komunikasi dan update informasi terus dilaksanakan, agar informasi program dapat terus menjangkau seluruh guru PAI.  

Kasubdit PAI pada SMP/SMPLB, Yanto menambahkan Direktorat PAI terus berupaya meningkatkan kompetensi guru dan pengawas PAI. ”Di tengah perubahan beberapa regulasi guru termasuk ujikom pengawas dan guru, kita tengah melaksanakan berbagai program agar kompetensi guru PAI terus meningkat,” jelasnya. “Harapannya guru PAI ke depan semakin professional dan kompeten”, pungkasnya.    



Terkait