Kemenag Kenalkan Mahasiswa Metodologi Riset Agar Berjiwa Inklusif

Kamis, 17 Desember 2020 11:13 WIB
Pendis

Kemenag Kenalkan Mahasiswa Metodologi Riset Agar Berjiwa Inklusif

Jakarta (Pendis) --- Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) mengenalkan metodologi riset agar mahasiswa mempunyai kegemaran menjadi peneliti sekaligus mempunyai jiwa inklusif. Harapan itu dikatakan Suyitno Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) pada kegiatan Pembinaan Penelitian Mahasiswa, Selasa (15/12) di Jakarta. 

Suyitno memulai dengan paparan bahwa riset adalah bermula dari masalah dan berakhir dengan masalah. “Seorang peneliti tidak pernah menyelesaikan masalah karena tidak ada peneliti yang sempurna (keterbatasan penelitian)”, katanya. 

Karenanya lanjut Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang dalam penelitian akan menjadikan seorang peneliti berjiwa terbuka, memberikan kesempatan peneliti lain untuk mengeksplor hasil penelitian yang dilakukannnya. “Penelitian ini hanya terbatas, mengungkap beberapa hal, perlu dilanjutkan dengan penelitian berikutnya”.

Dihadapan 50 peserta pelatihan metodologi riset Suyitno berpandangan dalam sebuah ilmu pengetahuan akan banyak kebenaran tergantung persepektifnya. Dalam kajian keislaman misalnya, sering ada kata-kata Islamnya satu, al-qurannya satu tetapi kita bisa banyak belajar dari banyak petrsepektif dari mulai tafsir, Bahasa, sejarah dan lain sebagainya.

“Jangan pernah melihat kebenaran itu satu atau tunggal tetapi kebenaran bisa datang dari manapun. Sebagai calon periset maka mahasiswa harus mulai melihat kebenaran dari berbagai perspektif”, kata Wakil Rektor III UIN Palembang ini.

Kegiatan Pelatihan Metodologi Riset Mahasiswa dilaksanakan pada 14-15 Desember 2020 dengan menghadirkan nara sumber Ahmad Zainul Hamdi Dosen dan Peneliti UIN Sunan Ampel Surabaya, Suwendi Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Mahrus El-Mawa Peneliti dan Kasi Penelitian. Sebelumnya peserta juga dibekali wawasan penelitian dari Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdani.

Dihadapan peserta yang nota bene aktivis mahasiswa semester 5 dan 6, Suyitno berpesan agar terus belajar dan belajar kepada sumber yang otoritatif, jangan belajar dari geogle. “Dalam penelitian sumber yang botoritatif sangat penting karena akan menentukan serajat atau kualitas penelitian”, katanya.

“Melalui dunia penelitian saudara-saudara juga akan terlatih berjiwa terbuka (open mineded), tidak truth claim, dan terbiasa menerima perbedaan dan tentu akan lebih terbuka dan toleran”, tegas Suyitno.

Mengakhiri pengaerahannya Suyitno menegaskan seorang peneliti tidak mudah menyatakan pendapatnya, tetapi harus berdasar pada akdemik dan kajian yang kuat, tidak asal ngomong apalagi sekedar meramaikan dunia social media.

Ruchman Basori Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan mengatakan pelatihan metodologi riset sangat penting karenanya bisa menjadi agenda tahunan yang akan memperkuat even-even kemahasiswaan seperti Olimpiada Agama Sains dan Riset (OASE). Hadir dalam kegiatan Amirudin Kuba Kasi Kemahasiswaan, Nuryasin Kasi Sarpras PTKIN, Otisia Arinindiyah Kasi Sarpras PTKIN dan Muhammad Aziz Hakim sebagai pemandu.

(RB/My)


Tags:

Bagikan:







Pendis
SIMPATIKA

Sistem Pendataan Informasi Tenaga Kependidikan

Pendis
KKGTK

Kelompok Kerja Guru Tenaga Kependidikan

Pendis
AKGTK

Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan

Pendis
SISFODEMA

Sistem Informasi Dosen dan Mahasiswa

Pendis
SILABA

Sistem Layanan Bantuan Pendidikan Agama Islam

Pendis
SIAGA

Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama

Pendis
SIKAP

Sistem Administrasi Keagamaan dan Pesantren

Pendis
BEASISWA

Sistem Beasiswa Santri Berprestasi

Pendis
SIMBA

Sistem Informasi Manajemen Bantuan Pesantren

Pendis
SILADIKTIS

Sistem Informasi Layanan Pendidikan Tinggi

Pendis
SIPPRO

Sistem Informasi Pengajuan Program Studi Baru

Pendis
PENYERTAAN IJAZAH

Layanan Penyetaraan Ijazah Luar Negeri

Pendis
SIMSARPRAS

Sistem Informasi Sarana Prasarana Madrasah

Pendis
RDM

Rapor Digital Madrasah

Pendis
SIMPRO

Sistem Monitoring Perkembangan Proyek

Pendis
CENDIKIA

Koleksi Elektronik Buku Pendidikan Agama

Pendis
KIP KULIAH

Program beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Agama

Pendis
SERDOS

Sistem Sertifikasi Dosen Pendidikan Agama

Pendis
PAKPTK

Layanan Aplikasi Penilaian Angka Kredit PTKI

Pendis
SIMSARPAS PTKI

Sistem Informasi Manajemen Sarana Prasarana PTKI

Pendis
LITAPDIMAS

Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Pendis
BEASISWA TIMTENG

Layanan Beasiswa Timur Tengah

Pendis
SITREN

Sistem Layanan Tanda Daftar Keberadaan Pesantren

Pendis
IJOP PDMA

Selamat datang di layanan Ijin Operasional PDMA

Pendis
SIPDAR LPQ

Tanda Daftar Lembaga Pendidikan Al-Quran

Pendis
PBSB

Program Beasiswa Santri Berprestasi

Pendis
SIMORA

Sistem Informasi dan Manajemen PBSB

Pendis
KEMANDIRIAN PESANTREN

Sistem Informasi Kemandirian Pesantren

Pendis
SPACE

Sistem Pembelajaran Agama Cara Elektronik

Pendis
PDUM

Pangkalan Data Ujian Madrasah

Pendis
AKMI

Aplikasi Pendataan Asesmen Kompetensi Madrasah

Pendis
PORTAL AKM

Portal Asesmen Kompetensi Madrasah

Pendis
APP MADRASAH

Sistem Kelembagaan dan Kerjasama Madrasah

Pendis
ERKAM

Sistem Perencanaan dan Penganggaran

Pendis
BOS KEMENAG

Bantuan Operasional Sekolah Kemenag

Pendis
IJOP SAH

Izin Operasional Pendirian Madrasah